Dimintai LPJ Desa 2024-2025, Kepala Desa Tonda Kabur

Bima NTB, Hukrimsus.com — Kinerja pemerintah Desa Tonda 24-25 diduga tidak ada transparansi serta laporan hasil pertangunggjawaban ADD tahap pertama.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sukirman dan Egi selaku pemuda Desa Tonda pada Kamis, 17 Juli 2025.

Saat ditemui awak media, Sukirman dan Egy Alumni FORMATOGA MATARAM mengaku tidak adanya realisasi dari program kerja yang telah dicanangkan melalui Musrenbang Desa Tonda.

Selain itu, selama periode kepemimpinan Arief Fahmi tidak ada proses kerja pemberdayaan serta pembangunan yang kongkret dari pihak desa.

“Ini agak lucu menurut saya, dalam paparan spanduk informasi penggunaan ADD, semua telah dijabarkan tapi proses realisasi pembangunan nya tidak ada” tegas Sukirman

Setelah melewati proses audiensi dengan kepala desa tonda pada Rabu 16 Juli 2025, kedua belah pihak tidak menemui titik temu

“kami sudah mencoba melakukan koordinasi dengan pihak Desa, tapi mereka menjawab tidak ada hak kami untuk meminta pertanggung jawaban kinerja Desa” ungkap Egy atau biasa disapa Gery

Masyarakat desa Tonda mengaku bahwa selama periodenya, masih banyak fasilitas yang tidak diperbaiki

“Kita bisa melihat hari ini, bahwa kantor Desa nya sendiri pun tidak mampu di urus dengan baik fasilitas nya. Kemudian lembaga-lembaga desa pun tidak ada yang aktif dan berjalan dengan baik,” papar Suki

Pasca tidak adanya solusi dari kedua belah pihak, Kantor Desa Tonda terpaksa disegel oleh pemuda dan masyarakat desa Tonda.TutupNya RED/A.setiawan

banner 300600

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *